Bogo Kelor Festival, Dihadiri Bupati Bojonegoro.

BOJONEGORO – Inovasi desa tiada henti menjadi keharusan bagi semua pemerintahan desa untuk mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki guna terus memberdayakan ekonomi masyarakat agar mampu mandiri, maju dan sejahtera.

Seperti yang dilakukan oleh Desa Bogo, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro hari ini, Selasa (14/1/20) yang menggelar Bogo Kelor Festival di lapangan desa setempat.

Mursyid selaku Kepala Desa Bogo menyampaikan terimakasih kepada Bupati Bojonegoro yang berkenan hadir dalam agenda ini. Potensi yang dimiliki desa ini menjadi lokus garapan BUMDesa Langgeng Makmur dan desa ini untuk berinovasi menjadikan desa ini sebagai desa wisata.

“Kedepan desa ini akan kita jadikan desa wisata, baik wisata kuliner, air maupun edukasi,”terang Kades ini.

Menurut Mursyid tahun ini rencananya desa akan mengeduk Kalimati yang akan dijadikan wisata air seperti halnya desa Bendo yang berada di Kecamatan Kapas juga.

Potensi kelor menjadikan desa ini semakin dikenal, karena di lima tahun terakhir telah berhasil dalam mengolah beberapa produk kelor dalam berbagai jenis.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang hadir dalam festival ini juga memberikan banyak masukan kepada semua peserta dalam pengembangan dan inovasi desa wisata mulai penamaan lokasi hingga tehnolgi yang harus digunakan sekaligus launching Gubug Kelor Tunjungwati.

“Ini sebagai bentuk inovasi desa, tentu perlu lebih optimal dalam kerjasama antar desa dalam kecamatan dengan saling memberikan dukungan,”jelasnya.

Menurut Bupati, saat ditanya wartawan dalam dukungan pemkab yang diberikan  terhadap potensi ini, ada di sektoral yang berupa bantuan. Yang pasti bagaimana agar ini bisa maju dan berkembang, selain sektoral juga dukungan berupa pemasaran diluar skope lokal.

Bogo Kelor Festival dan Soft Launching Gubug Kelor Tunjungwati yang dilakukan siang ini sudah dimulai hari minggu lusa dengan berbagai kegiatan. Mulai dengan jslan sehat, lomba mewarna usia dinibse Kecamatan Kapas dan puncaknya hari ini dengan menyediakan 800 porsi makan gratis menu kuliner Gubug Kelor Tunjungwati mulai dari Sayur Asam Klenthang, Sayur Menir Daun Kelor juga Sambel Ale.

Nampak hadir dalam kegiatan ini, beberapa SKPD, Forpimka Kapas, Badan Kerja Sama Antar Desa, Paguyuban Kange Yune, KWT, Tokoh Masyarakat dan ratusan warga desa setempat. (Joe)

Comment