Anggaran Kursus DPRD Tuban Capai 1,1 M, Ketua DPRD Angkat Bicara.

TUBAN, Wartaku.id – Adanya pemberitaan di beberapa media online bahwa anggaran DPRD Kabupaten Tuban mencapai 1,1 milyar dalam setahun untuk kursus singkat bagi para anggota dewan menjadi perhatian masyarakat Tuban maupun anggota dewan

Paket dengan nama Belanja Kursus Singkat/Pelatihan ini memiliki kode RUP 29152493. Nama KLDI Pemerintah Kabupaten Tuban, Satuan Kerja Sekretariat DPRD. Sumber anggaran tersebut dari APBD Tuban tahun 2022 seperti yang tercantum dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP).

Untuk mengklarifikasi Wartaku.id berhasil menemui H. M. Miyadi, S.Ag. MM Ketua DPRD Kabupaten Tuban di sela sela kesibukannya. Rabu (01/06/2022).

” di DPRD itu memang menganggarkan 1,1 milyar untuk anggaran bimbingan teknis dan kursus. mungkin di kalimat RKA bisa disampaikan kursus, cuman tapi kalau di dalam anggaran DPRD adalah anggaran bimbingan teknis yang disediakan untuk masing masing anggota ketika diundang oleh partai”, papar Miyadi

Politikus PKB yang juga Ketua DPRD Kabupaten Tuban juga menyampaikan , “rata-rata partai politik itu dalam setahun dalam mengundang anggota fraksi masing masing dalam setahun itu ada undangan dua kali yaitu tri bulan pertama dan tri bulan ke tiga”, lanjutnya

“Anggaran tersebut masing masing ketika bimtek itu adalah satu anggota Rp 5.500.000,00 x 50 x 2, anggaran tersebut adalah masuk didalam bagaimana ketika partai melakukan bimtek atas rekomendasi Kemendagri, semuanya adalah berdasarkan proses rekomendasi Kemendagri baru dilakukan bimtek”, tambah miyadi

Lebih lanjut Miyadi mengatakan, “contoh kongkrit misalkan PKB di bulan Juni ini diundang oleh DPP bimtek tanggal 19 sampai dengan 23 selama 4 hari, jadi selama pelaksanaan bimtek itu PKB harus menyampaikan kontribusi yang dianggarkan dari APBD itu sebanyak 5.500.000,00 kali jumlah anggota yang ikut disampaikan kepada panitia”, katanya

See also Jembatan Clebung Bubulan dari CSR Migas Diresmikan.

“Jadi tidak ada anggaran kursus anggota dewan tidak ada, itu adalah anggaran bimbingan teknis anggota dewan”, jelasnya. (hen)

TUBAN, Wartaku.id – Adanya pemberitaan di beberapa media online bahwa anggaran DPRD Kabupaten Tuban mencapai 1,1 milyar dalam setahun untuk kursus singkat bagi para anggota dewan menjadi perhatian masyarakat Tuban maupun anggota dewan

Paket dengan nama Belanja Kursus Singkat/Pelatihan ini memiliki kode RUP 29152493. Nama KLDI Pemerintah Kabupaten Tuban, Satuan Kerja Sekretariat DPRD. Sumber anggaran tersebut dari APBD Tuban tahun 2022 seperti yang tercantum dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP).

Untuk mengklarifikasi Wartaku.id berhasil menemui H. M. Miyadi, S.Ag. MM Ketua DPRD Kabupaten Tuban di sela sela kesibukannya. Rabu (01/06/2022).

” di DPRD itu memang menganggarkan 1,1 milyar untuk anggaran bimbingan teknis dan kursus. mungkin di kalimat RKA bisa disampaikan kursus, cuman tapi kalau di dalam anggaran DPRD adalah anggaran bimbingan teknis yang disediakan untuk masing masing anggota ketika diundang oleh partai”, papar Miyadi

Politikus PKB yang juga Ketua DPRD Kabupaten Tuban juga menyampaikan , “rata-rata partai politik itu dalam setahun dalam mengundang anggota fraksi masing masing dalam setahun itu ada undangan dua kali yaitu tri bulan pertama dan tri bulan ke tiga”, lanjutnya

“Anggaran tersebut masing masing ketika bimtek itu adalah satu anggota Rp 5.500.000,00 x 50 x 2, anggaran tersebut adalah masuk didalam bagaimana ketika partai melakukan bimtek atas rekomendasi Kemendagri, semuanya adalah berdasarkan proses rekomendasi Kemendagri baru dilakukan bimtek”, tambah miyadi

Lebih lanjut Miyadi mengatakan, “contoh kongkrit misalkan PKB di bulan Juni ini diundang oleh DPP bimtek tanggal 19 sampai dengan 23 selama 4 hari, jadi selama pelaksanaan bimtek itu PKB harus menyampaikan kontribusi yang dianggarkan dari APBD itu sebanyak 5.500.000,00 kali jumlah anggota yang ikut disampaikan kepada panitia”, katanya

See also Polres Bojonegoro Gelar Doa Bersama Untuk Prajurit KRI Nanggala 402 Yang Gugur Dalam Bertugas.

“Jadi tidak ada anggaran kursus anggota dewan tidak ada, itu adalah anggaran bimbingan teknis anggota dewan”, jelasnya. (Hen/Red)

Comment