by

2 Kali Tidak Ada Pemberangkatan, Sebanyak 15 CJH Melimpahkan Porsi Kepada Anaknya.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Calon jamaah haji (CJH) yang sakit maupun wafat dapat melimpahkan porsi kepada sanak saudara dengan ketentuan. Sementara itu, tidak adanyanya pemberangkatan dua tahun terakhir, sampai saat ini tercatat ada sebanyak 15 CJH asal Bojonegoro melimpahkan porsi keberangkatan kepada sanak saudara.

Abdul Wahid selaku Gara Haji dan Umroh, Kementerian Agama Bojonegoro, menjelaskan bahwa sampai saat ini tercatat dari 1459 CJH yang siap diberangkatkan sebanyak 15 CJH diantaranya melimpahkan porsi atau pindah ahli waris keberangkatan kepada anaknya.

“Sampai saat ini tercatat ada 15 yang semuanya diisi dengan putranya, “ungkapnya.

Selain itu, pembatalan pemberangkatan haji menyebabkan antrean jamaah haji Indonesia bertambah hingga mencapai 33 tahun. Meskipun hal tersebut dapat diantisipasi dengan penambahan kuota pemberangkata tiap tahunnya, namun sampai saat ini pihak terkait masih belum ada kebijakan terkait hal tersebut.

“Kalau daftarnya sekarang di usia 50 tahun misalnya, kemudian antre 33 tahun kedepan seperti apa kondisi fisiknya, kebanyakan tidak se aktif kalau masih muda, “jelasnuya.

Pembatalan pemberangkatan tersebut sebelumnya diumumkan melalui live streaming kementerian agama republik indonesia yang tentunya mengecewakan banyak CJH yang sudah menantikan keberangkatan ke tanah suci tersebut.

“Dari CJH sendiri pasti sudah banyak yang bermimpi bertemu ka’bah, “jelas Abdul Wahid.

Pihaknya juga akan mengintruksikan KBH (kelompok bimbingan haji) untuk mengumpulkan jamaah mulai senin depan dan akan dilakukan sosialisasi terkait pembatalan keberangkatan haji tahun ini kepada jamaah.

“Haji itu kan panggilan dari yang Kuasa, kalau belum ada pemberangkatan berarti ya belum dipanggil,”pungkasnya. (Mil/Red)

Comment

Artikel