Tren Gowes Mulai Menurun, Penjualan Sepeda di Bojonegoro Ikut Turun Hingga 70 Persen.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Tren Gowes yang sempat menjadi hobi baru bagi sebagian besar masyarakat di awal pandemi Covid-19 mulai menurun, sehingga hal tersebut juga berpengaruh terhadap penjualan sepeda di Bojonegoro yang ikut menurun hingga 70 persen.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh salah seorang penjual sepeda yang ada di pasar kota Bojonegoro, yang menyebutkan bahwa di tahun kedua pandemi Covid-19 penjualan sepeda mulai menurun, tidak banyak pembeli yang datang seperti satu tahun lalu.

“Kalau dulu pas lagi tren sepeda itu sehari bisa sampai 10 sampai 15 pembeli. Kalau sekarang 3 sampai 5 sepeda bisa terjual setiap harinya,” ungkap Rastanto.

Jika saat tren gowes harga sepeda gunung bisa mencapai Rp 3 juta keatas, namun berbanding dengan saat ini yang hanya di bandrol seharga Rp. 1 juta per sepeda.

“Kalau saat ini yang yang masih dicari sepeda gunung MTB (Mountain Bike), harga paling murahnya Rp1 juta,” lanjut Rastanto.

Banyaknya jenis sepeda gunung di jualnya yang di bandrol dari harga Rp. 800 ribu untuk sepeda gunung biasa dan Rp. 400 ribu untuk sepeda gunung anak-anak.

“Kebanyakan yang beli ibu-ibu dan bapak-bapak. Itu saja ibu-ibu kalau beli masih ada yang nawar,” ungkap Rastanto. (Mil/Red)

Comment