Silvia Wulandari, Peraih Medali Emas Asal Bojonegoro Di Kejurda Provinsi Kategori Lari 1000m.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Silvia Wulandari, siswa MTs Swasta Miftahul Huda Purworejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) atletik Jatim yang diselenggarakan di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo.

Kejuaraan tersebut digelar mulai 19 hingga 21 Mei 2023 dengan nomor atletik yang dilombakan diantaranya 60 meter, 80 meter, 100 meter, 800 meter, 1.000 meter, 5.000 meter, nomor jalan cepat, lompat jauh, lempar lembing, tolak peluru, dan lompat tinggi.

Sementara Silvia Wulandari yang merupakan anak ke dua dari pasangan M Sujud dan Wargiati tersebut, berhasil membawa pulang medali emas dari kategori atletik nomor 1000 m.

“Ini anaknya sedang mengikuti kejurda di Probolinggo alhamdulillah dapet juara 1 lagi, ” Ungkap M Sujud.

Dengan berlatih setiap sore, Silvia berhasil mengalahkan ratusan atlet dari kontingen beberapa daerah se Jawa Timur lainya. Menurutnya, sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Silvia telah mengikuti berbagai ajang perlombaan dan kejuaraan, dari tingkat sekolah hingga tingkat kabupaten.

“Waktu di SD ada guru olah raga yang memantau bakat si anak, ikut kejuaraan di mana-mana walaupun dengan biaya sendiri alhamdulillah sering dapat piala,” Terangnya.

Sebagai ayah, Sujud mengaku terus memberikan semangat kepada anaknya, meskipun menurutnya kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Sehingga seringkali Ia mengeluarkan biaya sendiri untuk mengikuti kejuaraan.

“Walaupun daerah kurang perhatian sama bakat anak-anak, saya kasih semangat , waktu di porprof dapat emas dan di solo dapat emas 2, tapi piagam sampai sekarang belum di kasih, Yang di porprof jatim katanya masih di bawa koni Bojonegoro,” Lanjutnya.

Meskipun begitu, Sujud tidak pernah patah semangat untuk masa depan putrinya yang duduk di bangku kelas tiga tersebut dan akan melanjutkan di jenjang sekolah selanjutnya.

“Ya (berharap) daerah lebih perhatian dengan bakat-bakat anak desa,” Tutupnya. (Mil/Red)

Comment