Forkomas Ba-ja Kembali Demo JTB.

BOJONEGORO – Forum komunikasi masyarakat Banyuurip – Jambaran (Forkomasbaja) melaukan aksi lanjutan, aksi ini dilaksanakan di lapangan proyek gas JTB. Dalam aksi ini melibatkan puluhan masa dari Gayam dan desa di ring satu. Aksi juga berkaitan dengan informasi JTB menjadi cluster baru virus corona /Covid-19.

“Hal ini harus segera disikapi dengan bijak dan sesuai dengan protokol kesehatan akan membawa dampak yang lebih luas bagi masyarakat sekitar, sehingga kontrol atau pengawasan dari semua pihak sangat di butuhkan agar lokasi proyek Jambaran Tiung Biru steril dari Covid-19.” Tegas Sumber Purnomo, ketua FORKOMASBAJA.

Selain corona, Project JTB yang di kerjakan oleh Rekind-JGC juga banyak menyimpan masalah dilapangan . beberapa masalah yang saat ini menjadi PR di JTB.

Banyaknya tagihan vendor lokal yang terlambat bayar. Banyak BUMN yang menjadi subcon Rekind, padahal pekerjaan itu bisa dikerjakan oleh kontraktor lokal.

Adanya fakta dilapangan, bahwa banyak subcon rekind yang tidak punya modal dan sangat tergantung pada back to back pembayaran dari Rekind. Banyak karyawan Rekind yang berbahu Kolusi/titipan dan asal comot.

Dalam menyikapi berbagai masalah besar yang saat ini ada di JTB, kami dari forkomasbaja menyampaikan tuntutan sebagai berikut :

1. Rekind harus melaksanakan swab test ke seluruh pekerja JTB

2. Rekind harus bertanggung atas terlambatnya pembayaran tagihan vendor lokal.

3. Rekind harus menerapkan intruksi Menteri BUMN, bahwa proyek senilai 14 miliyar ke bawah harus diserahkan ke UMKM dan Kontraktor Lokal

4. Manajemen Rekind DI JTB harus dirombak TOTAL karena disinyalir banyak permainan dan titipan

5. Rekind harus betul-betul dan memberdayakan dan memperhatikan pengembangan ekonomi lokal dan tidak dimonopoli oleh kepentingan personal oknum Rekind

See also  Perbaikan Jalan Gayam Yang Amblas.

Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip Jambaran sangat berharap dukungan dan kerjasama dari semua pihak agar adanya Project JTB betul-betul meberikan manfaat bagi warga sekitar. (Kam / Red)

Comment