Rapid Test Digelar di Tiga Pasar Tradisional, 3 Orang Reaktif.

BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Rapid Tes dengan sasaran pedagang di tiga pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bojonegoro, diantaranya Pasar Kedungadem, Sugihwaras, dan Ngraho.

“Tidak apa-apa Bapak dan Ibu sekalian, ini merupakan langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Bu Anna, sapaan akrabnya, meminta agar semua pedagang untuk tetap mematuhi protokol Covid-19 seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan cuci tangan.

“Harus dipatuhi karena Virus ini tidak nampak. Yang penting pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan menjaga imun tubuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Ani Pujiningrum mengatakan, tujuan melakukan rapid test kepada para pedagang pasar ini untuk mencegaj meluasnya penyebaran virus corona.

” Rapid tes ini bertujuan untuk mencegah atau memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) khususnya di lingkunagn pasar tradisional,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut dokter Ani, kegiatan tersebut juga sekaligus sebagai upaya deteksi dini para pedagang.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Masirin, mengatakan, untuk Pasar Kedungademdari 100 pedagang, ada 1 yang reaktif.

“Pasar Sugihwaras, dari total 101 pedagang yang dites, ada 2 yang reaktif dan Pasar Ngraho, dari 100 yang dites semua negatif,” tegasnya.

Sumber: Humas Pemkab Bojonegoro

See also  Petugas Gabungan di Sekar Bojonegoro, Sosialisasi Pencegahan Virus PMK.

Comment