BOJONEGORO, Wartaku.Id – Ditengah kasus COVID-19 yang mengalami peningkatan, penggunaan masker ganda disebut efektif untuk mencegah penularan.
Drg Thomas Djaja yang merupakan salah satu dokter di RSUD DR.R.Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, mengungkapkan bahwa sependapat dengan kementerian kesehatan (kemenkes) bahwa penggunaan masker ganda disebut efektif menurunkan angka penularan Covid-19.
“Untuk menjaga diri, kita harus memakai masker dua lapis, “ungkapnya.
Cara menggunakan masker dua lapis tersebut diantara dengan menggunakan masker medis dan masker kain yang ditumpuk. Masker kain untuk layer luar sedangkan masker medis untuk layer dalam.
“Sesuai instruksi kemenkes, dan jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, “jelasnya.
Dr Adam Prabata, Phd Candidate di Medical Science Kobe Unversity melalui akun Instagramnya, penggunaan masker kain berfungsi untuk menutup celah yang ada di antara wajah dan area pinggir masker medis. Sehingga, bisa meningkatkan perlindungan dan menurunkan risiko tertular Covid-19.
Persentase partikel yang terblokir pada percobaan simulasi batuk pada masker bedah mencapai 56,1%, pada masker partikel yang terblokir mencapai 51,4%. Persentase partikel yang terblokir jika seseorang menggunakan masker medis yang dilapisi masker kain bisa mencapai 85,4%.
Adam tidak menganjurkan penggunaan masker medis ganda karena masker medis tidak dirancang agar terpasang ketat di wajah. Oleh sebab itu, menumpuk masker medis lebih dari 1 tidak mempengaruhi keketatan masker.
Cara menumpuk masker yang tidak dianjurkan lainnya adalah menumpuk masker N95 atau KN95 atau KF94 dengan masker apapun. Pasalnya, masker N95 dan KF94 yang sesuai standar sudah memiliki desain yang sangat ketat dan kemampuan filtrasi droplet 94% sampai dengan 95%.
“Menggunakan masker double yaitu masker medis di bawah masker kain dapet meningkatkan keketatan dan filtrasi masker yang terbukti lebih efektif untuk menyaring droplet yang berasal dari saluran napas,” jelas Adam. (Mil/Red)


Comment