BOJONEGORO, Wartaku.id – Rusaknya jembatan Glendeng yang tidak bertuan menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar, terlebih belum jelasnya kepemilikan aset menambah lamanya waktu perbaikan. Hingga saat ini, baik Pemkab Tuban maupun Pemkab Bojonegoro masih menunggu rekomendasi dari Bakorwil selaku penanggungjawab fasilitator jembatan.
Kepala bidang binamarga dinas PUPR PRKP, Basdi mengunkapkan bahwa saat ini masih dalam proses pengurusan surat-surat oleh pihak Bakorwil yang mempunyai tugas pokok membantu Gubernur dalam melakukan koordinasi pembinaan, pengawasan, supervisi, monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan tugas pembantuan serta optimalisasi pengembangan potensi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
“Artinya bakorwil memfasilitasi PU maupun Kementerian PUPR nanti siapa terkait pelaksana, kita ndak ngerti, masih menunggu surat rekom dari bakorwil,” jelasnya pada 11/07/2022
Saat ini, menurutnya masih dalam pengurusan administrasi dan belum dikehtahui siapa yang akan ditunjuk menjadi penanggung jawab Jembatan Glendeng.
“Belum tau nanti Pemkab Tuban, Pemkab Bojonegoro atau Provinsi, jadi tetep yang kita tunggu surat rekomendasi dari kementerian,” terangnya.
Sementara melalui Kepala Badan Pembangunan dan Perencanaan Daerah (Bapenda), Anwar Murtadlo pada 29/06/2022, menyebutkan bahwa Kabupaten Bojonegoro siap menerima aset Jembatan penghubung Kabupaten Tuban dengan Kabupaten Bojonegoro tersebut.
“Pemkab Bojonegoro siap menindaklanjuti pembangunan apabila ditunjuk oleh pemerintah pusat maupun provinsi, Jika semua regulasi telah terpenuhi maka Pemkab Bojonegoro siap melaksanakan proses pembangunan Jembatan Simo-Glendeng,” ungkapnya.
Sedangkan perbaikan terakhir dilakukan di masa pemeliharaan yang terhitung akan berakhir pada Juli ini, sehingga jembatan kembali dapat dilewati meski hanya untuk roda dua.
“Kemarin perbaikan itu masih tahap pemelihataan, jadi jembatan ini diangkat dan di cor lagi sehingga bisa dilewati,” imbuh Rochmad Hariyanto selaku sekertaris Dinas PUPR Tuban.
Pihaknya juga mejelaskan bahwa pembangunan jembatan yang sudah lama dan tidak pernah ada pemeliharaan sebelumnya, maka nantinya kemungkinan perbaikan akan dilakukan dengan pemeriksaan secara menyeluruh.
“ini kan dikaji secara menyeluruh bukan hanya disini yang rusak saja tapi keseluruhan,” tutupnya (Mil/Red)


Comment