Pasca Lebaran, Harga Daging di Pasar Kota Bojonegoro Masih Tinggi.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Satu minggu pasca lebaran, harga daging di pasar kota Bojonegoro mulai alami penurunan. Meskipun begitu, harga daging masih tergolong tinggi.

Salah satu pedagang daging sapi mengaku bahwa harga daging sapi sudah mulai turun namun masih tinggi yaitu Rp 120 ribu per kilogram (kg) dari harga semula Rp 130 ribu per kilogram (kg).

“Ini sudah turun sejak kemarin (Minggu (08/05/2022)). Sebelumnya sampai Rp 130.000. Kalau normalnya Rp 110.000,” ungkap Umamah.

Menurutnya momen lebaran kali ini pembeli lebih ramai dibandingkan dengan lebaran tahun sebelumnya, bahkan peningkatan diperkirakan mencapai 65- 75 persen. Hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi penjualan setelah lebaran yang kembali menurun.

“Kalau sekarang ini sudah sepi lagi karena pemudik juga sudah kembali ke kota nya,” ujarnya.

Umamah menambahkan, daging sapi yang masih mahal tersebut disebabkan barang yang langka sementara kebutuhan pembeli meningkat.

Tidak jauh berbeda, hingga saat ini harga daging ayam masih diangka yang tinggi yaitu Rp 40 ribu per Kg dari harga normal berkisar Rp 35 ribu per Kg.

“Ini sudah turun tapi sedikit, kemarin waktu lebaran sampai Rp 45 ribu per Kg,” jelas Sumarmi.

Menurutnya momen lebaran kali ini membawa banyak berkah karena dalam sehari Ia dapat menjual sebanyak 180 ekor ayam, dibandingkan dengan hari-hari biasanya yang hanya mampu menjual 50 ekor perhari.

“Lebaran kali ini penjualan meningkat meskipun harga tinggi,” tuturnya.

Menurutnya, harga daging ayam pasca lebaran belum stabil disebabkan masih banyak karyawan peternakan ayam yang cuti. Sementara, harga daging ayam kampung masih di angka tertinggi yaitu mencapai Rp 65.000 per ekor.

“Kenaikan terjadi sejak sebelum puasa kalau ayam kampung dan sampai sekarang masih di harga tertinggi,” ungkap Nanik pedagang ayam kampung. (Mil/Red)

Comment