Icip Gratis dan Lihat Proses Panen Lebah Madu di Sidodadi.

BOJONEGORO – Peternak lebah madu di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, melakukan panen madu asli. Sebanyak 200 stup atau rumah lebah berhasil dipanen, pada Minggu 8 November 2020 pagi.

Pada panen perdana kali ini, peternak lebah madu jenis Mallifera ini turut mengajak masyarakat untuk mencicipi sekaligus melihat proses panen di lokasi.

Salah satu pengelola lebah madu, Imam Sudibyo, mengajak masyarakat mengetahui proses panen madu Mallifera dan bisa mencicipi madu asli sepuasnya.

“Madu ini benar-benar madu asli dan alami langsung dari sarangnya dan tidak ada campuran apa-apa,” kata Imam Sudibyo kepada Wartaku.id.

Imam menjelaskan, peternakan madu yang dikelola oleh UD.Wijaya Madu ini, dapat menghasilkan kurang lebih sebanyak 3 kwintal madu dalam sekali panen. “Satu rumah lebah bisa menghasilkan hingga 3kilo madu,” jelasnya.

Imam juga menambahkan, peternakan madu mellifera ini bisa penen dalam 10 hari sekali. “Kalau ingin kualitas lebih bagus, bisa melakukan panen 2 minggu atau 1 bulan sekali,” katanya.

Sementara, untuk harga madu juga cukup terjangkau. Untuk ukuran botol kecil seharga Rp 50ribu. Sedangkan untuk botol besar ukuran 460 mili liter seharga Rp 150ribu.

Sementara, salah satu warga, Siti yatmini, sengaja langsung datang ke lokasi membeli madu untuk mengobati perutnya yang sakit.
“Saya beli madu ini untuk mengobati perut saya yang sakit. Semoga dengan mengkonsumsi madu selain menjaga imun tubuh sakit perut saya ini bisa sembuh”, ujar warga asli Desa Sidodadi tersebut.

Madu menjadi salah satu bahan makanan dan minuman alami yang berhasiat tinggi. Madu masih menjadi satu-satunya produk alami untuk dikonsumsi sebagai penambah stamina. Selain itu, madu juga dapat memperbaiki sistem imunitas tubuh. Serta dapat pula madu menjadi bahan campuran ramuan obat dan jajanan tradisional. (Jn/Aha/Red)

Comment