Hari Terakhir, Antrian Pemohon BLT UMKM Membludak.

BOJONEGORO – Sejumlah pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan mengusulkan Bantuan presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 2,4 juta terlihat mengular di depan kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Jumat 11 September 2020. Antrian terlihat mulai dari jam 7 pagi, mengingat hari ini adalah hari terakhir untuk pendaftaran.

BLT sebesar Rp. 2.4 juta akan diterima oleh pelaku UMKM yang dikeluarkan oleh Kementrian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), dengan sarasaran 12 juta pelaku UMKM. Bantuan ini tentunya untuk membantu perekonomian masyarakat yang terdampak akibat adanya Covid 19, terutama pelaku usaha.

Terlihat pada 11 September 2020 pagi tadi di depan gedung Dinas Koperasi Bojonegoro, penuh sesak dengan ratusan masyarakat yang sedang mengantri untuk mengajukan berkas pendaftaran. Mereka rela menunggu sejak pagi dan berdesakan, tidak hanya itu, antrian juga melebihi halamam Dinas Koperasi.

Berjubel, kondisi antrian pemohon BLT UMKM di kantor Dinas Koprasi Bojonegoro

Salah satu pemohon BLT, Marchelia yang berasal dari Kanor mengungkapkan, bahwa sejak pagi sudah datang dan mengantri. “Sudah sejak pagi berada disini, dan saya sudah selesai ini tinggal nunggu temen,” katanya saat ditemui Wartaku.id di halaman Dinas Koperasi di Jalan Pattimura, Bojonegoro.

Ia juga menambahkan bahwa syarat-syarat untuk pengajuan tidak terlalu sulit. “Syarat diajukan hanya fotokopi KTP, foto usaha yang dimiliki, surat dari desa dan fotokopi buku rekening,” tambahnya.

Sedangkan pemohon lain yang berasal dari Baureno, Ika mengatakan, bahwa ia mengetahui informasi tersebut justru dari media sosial. “Saya dan teman-teman baru mengetahui informasi ini dan taunya itu dari media sosial. Karena pemberitahuannya tidak dari desa, bahkan kemaren saat kami meminta surat dari desa perangkat desa malah bertanya kepada kami apa saja syarat untuk pengajuan BLT UMKM,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pembinaan dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kabupaten Bojonegoro, Ieke Nur’afni Yuliastanti mengatakan, jika hari terakhir pengajuan diperkirakan lebih banyak pemohon dibandingkan dengan hari sebelumnya. “Karena hari terakhir, diperkirakan lebih banyak pemohon,” katanya.

Nampak dalam pantauan, hingga jumat siang masih banyak pelaku usaha yang mengantri di depan kantor Dinas Koperasi. Bahkan, mereka saling berebut dan berdesak-desakan untuk mengajukan berkas, dan mendapat uang BLT UMKM sebesar Rp 2.4juta.

(Dwi/Amina/Red)

Comment