Tradisi Ziarah Kubur Dan Tabur Bunga Jelang Ramadhan.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Bulan suci Ramadhan 1442 hijriyah tinggal menghitung hari, seperti biasa umat Islam melakukan tradisidi ziarah kubur dan tabur bunga yang sudah menjadi ritual dari tahun ke tahun hingga saat ini.

Terlihat banyak masyarakat yang mulai ramai mendatangi makam dari pagi hingga sore hari menjelang magrib dengan membawa bunga tabur 3 rupa atau kembang telon yang berisi bunga kantil kenanga dan mawar untuk ditaburkan di atas kuburan sanak keluarganya.

“Dari kemarin sudah mulai ramai peziarah, biasanya mereka datang lebih ramai di pagi hari atau sore hari, “jelas Pak Marjani salah satu penjaga pemakaman umum Kelurahan Sumbang, Bojonegoro.

Marjani juga mengungkapkan bahwa ziarah makam sudah menjadi sunah yang tidak lupa dilakukan oleh umat Islam menjelang bulan suci ramadhan maupun hari raya idul fitri, dengan tujuan untuk mengirimkan doa bagi keluarga yang sudah meninggal.

“Makam akan lebih ramai jika menjelang H-1 puasa karena peziarah datang untuk mendoaakan keluarganya,”jelasnya.

Sementara itu, Ia juga menambahkan peziarah yang datang bukan hanya dari Bojonegoro saja, melainkan dari daerah-daerah lain seperti Sidoarjo.

“Tidak hanya masyarakat Bojonegoro, beberapa peziarah datang dari luar kota, “imbuhnya.

Pihaknya juga telah mempersiapkan momen menjelang ramadhan dengan membersihkan dan merapihkan makam, sehingga tidak ada sampah yang berserakan.

“Kita sudah bersihkan agar tidak ada sampah sehingga peziarah merasa nyaman dan bersih,”pungkasnya.

Sementara itu, Mukolip salah satu peziarah asal Banjarejo yang datang bersama suami dan dua anaknya mengaku jika biasanya Ia datang di hari jum’at pahing, kali ini Ia datang untuk menyambut bulan suci ramadhan dengan mendoakan keluarganya yang sudah meninggal.

“Biasanya rutin datang di Jum’at Pahing, kali ini datang karena mau ramadhan, “jelasnya. (Mil/Red)

Baca Juga :

Comment