Tidak Melakukan Pelunasan, 12 Calon Jamaah Haji Asal Bojonegoro Batal Berangkat.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Setelah dua tahun ditutup akibat pandemi, pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan umat islam dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah haji 1443 H. Berangkat bulan Juni mendatang, 12 dari 730 calon jamaah haji (CJH) asal Bojonegoro batal berangkat disebabkan tidak melakukan pelunasan.

Tahun ini Kabupaten Bojonegoro mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 730 jamaah dan 105 jamaah cadangan. Namun, sebanyak 12 jamaah batal diberangkatkan akibat tidak melakukan pelunasan hingga waktu yang tentukan.

“Sebanyak 12 batal berangkat karena tidak melakukan pelunasan yang batas waktunya 20 Mei 2022,” ungkap Seksi Gara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Yasmani saat dikonfirmasi.

Menurutnya pemberangkatan jamaah yang tidak melakukan pelunasan akan dilakukan penundaan dan dijadwalkan ulang pada bulan haji selanjutnya. Meskipun terdapat jamaah cadangan, Yasmani mengaku tidak dapat langsung mengganti jamaah karena keputusan ada di tangan provinsi.

“Prosesnya dikembalikan provinsi, di dahulukan nomor urut porsi terdekat, lokasi Jatim,” jelasnya.

Sementara, dari 730 jamaah yang direncanakan akan melakukan pemberangkatan tersebut 8 diantaranya mengajukan pengunduran diri, hal tersebut lantaran keberangkatan kali ini tidak dapat membawa mahrom.

“Karena pisah mahrom, antara istri dan suami maupun anak, artinya tidak bisa berangkat bersama,” tuturnya.

Bagi CJH yang melakukan pengunduran diri langsung di ganti dengan jamaah cadangan, sehingga CJH asal Bojonegoro yang sudah pasti berangkat di bulan haji tahun ini ada sebanyak 718 CJH.

“Jamah Bojonegoro akan diberangkatkan kloter ke 2 dan 3, yakni pada tanggal 4 dan 5 Juni 2022 dari Bojonegoro,” tutupnya. (Mil/Red)

Comment