BOJONEGORO, Wartaku.id – Dinas Peternakan dan perikanan kabupaten Bojonegoro lakukan pemeriksaan di beberapa lapak dadakan pedagang hewan kurban yang ada di jalan protokol Bojonegoro. Dari hasil pemeriksaan terdapat beberapa hewan demam.
Kabid Kesehatan Hewan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Disnakan Bojonegoro, dr. Luthfi Nurahman menuturkan bahwa Pemeriksaan hewan kurban di dua titik di jalan Pemuda di kabupaten Bojonegoro. Meskipun dari hasil pemeriksaan terdapat beberapa hewan mengalami demam, namun dipastikan masih aman.
“Secara umum memang sehat, cuman kita mendapatkan 3 kasus untuk pada kambing dan domba, 1 kasus BEF atau demam dan 1 ubnormalitas, ” ungkapnya.
Menurutnya, secara umum penyakit tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan dan masih layak digunakan untuk kurban. Sementara stok hewan kurban di h-1 ini dipastikan masih mencukupi sehingga masyarat tidak perlu khawatir.
“Persediaan hewan kurban kabupaten Bojonegoro tahun 1444 H /2023 sebanyak 69.183,” Jelasnya.
Jumlah tersebut terdiri dari 28.751 ekor sapi, 18.076 ekor kambing dan 22.356 ekor domba. Pihaknya juga menuturkan bahwa tetap akan dilakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban, hingga hari H idul adha mendatang.
“Nanti pada waktu penyembelihan hewan kurban kita akan melakukan pemeriksaan dan pemantauan di masjid masjid, dan di rumah potong hewan, ” Tuturnya.
Hal tersebut untuk menjaga keamanan hewan kurban sehingga dapat dikonsumsi. Ia juga menyarankan agar masyarakat menyembelih hewan kurban di tempat-tempat yang telah direkomendasikan dan bersertifikat.
“Kita sarankan untuk masyarakat memotong hewan kurban di rumah potong hewan dan kami memiliki dua rumah potong hewan yaitu di Kecamatan Padangan dan di Kecamatan Baureno, ” Tutupnya (Mil/Red)



Comment