Jelang Keberangkatan Haji Bojonegoro, Berikut Lokasi Parkir Pengantar Jamaah Haji dan Rute Jalan yang di Tutup.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Persiapkan keberangkatan jamaah haji, Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro siapkan titik lokasi parkir bagi pengantar calon jamaah haji (CJH) dan tutup beberapa rute jalan.

Agar pemberangkatan berjalan dengan lancar, bagi pengantar jamaah haji Bojonegoro dilarang untuk turut masuk kedalam area keberangkatan tepatnya di Jalan Mas Tumapel, Kabupaten Bojonegoro. Sehingga petugas Dishub menyiapkan beberapa area titik parkir.

Jelang Keberangkatan Haji Bojonegoro Berikut Lokasi Parkir Pengantar Jamaah Haji Dan Rute Jalan Yang Di Tutup 2

Bagi pengantar bisa parkir di alun-alun, di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, AKBP M. Suroko, JalanTrunojoyo, Jalan Suprapto, Jalan Imam Bonjol, Jalan Mastrip, Jalan Diponegoro.

“Untuk kloter 20-21 berangkat melalui jalur kantor pos, dan yang boleh masuk hanya mobil yang membawa jamaah, ditandai dengan stiker,” Ungkap Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Bambang Loemawan.

Sedangkan, untuk jamaah kloter 22 diperbolehkan masuk ke area jalan Mas Tumapel melalui Taman Makam Pahlawan (TMP), setelah kloter 20-21 sudah diberangkatkan.

Sebelumnya pihaknya juga menghimbauan bagi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak banyak kendaraan, dan membawa satu mobil yang cukup membawa jamaah serta pengantar saja. Disebabkan waktu keberangkatan yang terbatas.

“Jadi cukup satu kendaraan yang ada jamaahnya bisa masuk, nanti yang lain bisa kita parkir di alun-alun biar tidak terlalu padat karena ini jumlah kendaraan cukup banyak dari tahun sebelumnya,” Jelasnya.

Sementara penutupan jalan akan dimulai pada pukul 23.00 WIB, dengan titik penutupan diantaranya di simpang 3 kantor pos, simpang 3 Taman Pemakaman Pahlawan, simpang 4 Satlantas Bojonegoro, dan simpang 4 pos polisi alun-alun.

“Dihimbau masyarakat pengguna jalan untuk tidak memenuhi rute keberangkatan dengan rute dari Imam Bonjol steril, jalan AKBP Suroko, Jalan Diponegoro, Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, kemudian kluar dari Bojonegoro,” Tutupnya. (Mil/Red)

Comment