68 Kuota Haji Tambahan, Jamaah Terpanggil Keluhkan Persiapan Dengan Waktu yang Singkat.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mendapat kuota tambahan untuk pemberangkatan haji sebanyak 68 jamaah. Namun, Calon Jamaah Haji (CJH) merasa bahwa waktu untuk persiapan terlalu mepet.

Sebelumnya Kemenag Bojonegoro telah memberangkatkan sebanyak 1.628 jamaah haji pada 1 hingga 2 Juni 2023 kemarin, namun ternyata kembali mendapat kuota tambahan sebanyak 68 jamaah yang akan diberangkatkan bulan ini.

68 Kuota Haji Tambahan Jamaah Terpanggil Keluhkan Persiapan Dengan Waktu Yang Singkat 2

Disebabkan waktu untuk persiapan yang singkat tersebut, CJH terpanggil merasa resah, selain dikarenakan pelunasan yang bertambah banyak dari taun sebelumnya, persiapan kesehatan dan lainya juga belum dilakukan.

“Iya ikut terpanggil, mendadak mbak masalahnya pelunasannya lebih mahalmahal, 30 juta lebih sementara saya berangkat berdua (dengan suami),” Jelas Taminah CJH asal Kanor.

Ia mengaku tidak menyangka mendapat panggilan tahun ini, sementara belum mempersiapkan kebutuhan dan mengurus pelunasan serta pemberkasan. Meskipun begitu, Taminah mengaku antusias dan tetap mengusahakan untuk turut dalam rombongan tambahan tersebut.

“Mumpung bisa berangkat, kemarin Covid tidak ada pemberangkatan jadi tetap ikut,” Jelasnya.

Sementara itu, M. Abdullah Hafith selaku Kaasi Haji dan Umroh Kemenag Bojonegoro membenarkan bahwa Bojonegoro mendapat kuota tambahan tersebut. Menurutnya jamaah tambahan tersebut akan berangkat di kloter terakhir.

“68 jamaah tambahan akan ikut berangkat kloter terakhir, masih belum tau kapan karena belum pelunasan dan pengurusan berkasnya,” Jelasnya.

Namun, lanjut Hafith dari Surabaya brangkat terakhir tanggal 21, artinya pengurusan kurang dari 15 hari. Dan menurut saya itu cukup untuk pengurusan, jadi langsung pelunasan, pengurusan paspor, foto, dan cek kesehatan.

“Untuk manasik besok dr kita kemenag, kita maksimalkan kita full kan materi-materinya,” Tuturnya.

Meskipun banyak jamaah yang mengungkapkan mendadak, akan tetapi menurutnya jamaah tetap antusias untuk berangkat. Mereka juga menyadari bahwa kuota yang didapat merupakan tambahan. (Mil/Red)

Comment