BOJONEGORO, Wartaku.Id – Perahu penyebrangan yang berisi kurang lebih 17 orang dan lebih 7 sepeda motor tenggelam di penyebrangan Desa Nggemblo, Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban-Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro tepatnya di sebelah jembatan KaRe (Kanor Rengel) yang masih dalam tahap pembangunan. Rabu, (03/11/2021).
Kapolres Tuban AKBP Darman, menyebutkan bahwa transportasi air yang sudah turun temurun tersebut mengalami laka air sekitar pukul 09.00 WIB.
“Transportasi perahu yang menghubungkan Kabupaten Tuban menuju Kabupaten Bojonegoro,” ungkapnya.
Menurutnya kronologi berawal dari perahu yang akan menyebrangkan beberapa orang dari arah Rengel menuju Kanor, namun arus yang sangat deras menghantam perahu hingga mengakibatkan perahu terbalik di dipertengahan jalan tepatnya di tengah bengawan.
“Sebelumnya ini kan musim kemarau dan baru masuk penghujan jadi debit air meningkat, Perkiraan karena arus sangat deras yang kemudian menghantam perahu,” jelasnya.
Diperkirakan ada sebanyak 17 orang yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Sementara sampai saat ini 6 korban ditemukan dalam keadaan selamat langsung dilarikan ke puskesmas Rengel.
“Ada 7 sepeda motor dan satu perahu yangbhanyut, 6 orang dilarikan ke puskesmas termasuk anak kecil sementara sisanya masih dalam proses pencarian,” tuturnya.
Pihaknya berharap seluruh korban dapat segera ditemukan, baik dalam keadaan masih selamat maupun meninggal dunia.
Sementara salah seorang warga menyebutkan bahwa perahu tepat berada di pusaran air yang sangat deras, sehingga penambang (orang yang menjalankan perahu) tidak mampu mengendalikan perahu.
“Tepat ditengah bengawan situ kan airnya deras dan ada pusaran air juga, karena kanan dan kiri terbendung sama bangunan jembatan jadi arusnya semakin deras di tengah itu, ” tutur Salman. (Mil/Usm/Red)


Comment