Inilah Pemenang Desain Logo HJB 344.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Penentuan pemenang lomba design logo untuk peringati hari jadi Bojonegoro ke 344 dengan tema ‘pembangunan merata, sejahtera terasa’ tersebut diselenggarakan oleh Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Bojonegoro yang diumumkan pada hari ini. Dari tiga peserta yang masuk final, satu peserta asal Dander ditetapkan sebagai pemenang lomba tersebut. Kamis, (30/09/2021).

Eko Subiyono selaku kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Bojonegoro mengungkapkan juara pertama diraih oleh Wahyu Pujianto berasal dari desa Ngraseh, Kec. Dander, kab. Bojonegoro, yang unggul diantara dua peserta final lain dari Kedungadem dan kecamatan Gayam.

Eko Subiyono Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Budaya Dan Pariwisata Bojonegoro

“Juara satu mendapat Rp. 3,5 juta, trophy kejuaraan dan piagam penghargaan, sementara juara 2 dan 3 mendapat piagam penghargaan dan trophy, sedangkan peserta yang masuk sepuluh besar mendapat piagam penghargaan saja, “ungkapnya.

Pihaknya menuturkan design dari pemenang juara satu akan dijadikan sebagai logo peringatan HJB (hari jadi Bojonegoro) ke 344 dengan tema ‘pembangunan merata, sejahtera terasa’ tersebut. Sedangkan penyerahan hadiah dan peresmian serta launching logo HJB akan diselenggarakan tanggal 3 Oktober 2021 mendatang dengan dihadiri oleh Bupati, serta diikuti beberapa OPD dan camat se Bojonegoro secara virtual.

Perlombaan design logo yang dibuka mulai tanggal 13-28 September 2021 lalu diikuti 80 pemuda asal Bojonegoro dengan batasan usia 13 tahun hingga 29 tahun. Kegiatan tersebut sekaligus bertujuan menggali potensi di bidang design grafis dan mengasah ke kreativitasan remaja Bojonegoro.

“Ada sebanyak 80 peserta yang mengirimkan hasil karyanya, kemudian di seleksi menjadi 10, akhirnya 3 peserta terbaik dipanggil ke kantor Disbudpar untuk mempresentasikan logonya di depan 3 juri yang berkompeten di bidang design grafis, “jelasnya.

Presentase logo hari ini termasuk penilaian akhir dengan ketentuan dalam hal keorisinilan karya peserta, penjelasan filosofi dan makna logo, serta mengaplikasikan logo peserta di beberapa media.

“3 juri yang berkompeten dalam bidangnya menilai keorisinilan logo peserta dari cara mereka presentasi, pembedahan kombinasi warna logo dan beberapa element di dalamnya,” imbuhnya.

Dengan adanya perlombaan ini pihaknya dapat menggali potensi generasi milenial Bojonegoro khususnya di bidang design grafis dan mengasah ke kreatifitasan remaja Bojonegoro.

“Dengan adanya lomba design logo ini nantinya akan menciptakan ide baru yang akan dibuat oleh dinas Kebudayaan dan pariwisata untuk memberi wadah remaja agar meningkatkan keaktifan dan kekreativitasan mereka di bidang design grafis,” pungkasnya. (Mil/Red)

Comment