BOJONEGORO, Wartaku.Id – Sesuai dengan surat edaran (SE) Bupati terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang di mulai dari tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Kini tempat makan maupun Caffe yang ada di Bojonegoro tutup lebih awal, bahkan banyak dari mereka yang hanya melayani pesanan take away/delivery order dan tidak melayani makan ditempat.
Seperti disalah satu rumah makan di Bojonegoro, salah satu pelayan caffe tersebut menuturkan bahwa saat ini rumah makan tempat ia bekerja hanya buka bagi mereka yang membeli secara delivery order dan hal tersebut akan berlaku hingga PPKM Darurat berakhir.
“Menerapkan peraturan sesuai SE yang berlaku, sehingga kita hanya melayani dari mereka yang pesan untuk dibawa pulang,” ungkap Retno.
Menurutnya masih banyak masyarakat yang belum memahami terkait adanya PPKM darurat sehingga masyarakat yang datang untuk makan ditempat masih terhitung banyak dan terpaksa harus ditolak karena memang mengikuti peraturan yang ada.
“Pas awal PPKM banyak sekali yang putar balik dan tidak jadi beli makanan, karena dari mereka ingin makan ditempat. Sampai hari ini lebih dari 10 orang kita tolak untuk makan di tempat selama PPKM,” imbuhnya.
Bela, salah satu pembeli yang harus memutar balik yang sebelumnya berniat makan di tempat rela dan tidak jadi makan di tempat. Bela menuturkan bahwa dirinya belum mengetahui jika akibat pemberlakuan PPKM beberapa tempat makan maupun caffe tidak melayani makan di tempat.
“Saya tau kalau ada PPKM, tapi saya tidak tau kalau ternyata makan di caffe atau di tongkrongan sekarang tidak boleh. Jadi lebih baik pesan makan lewat ojol aja,” tuturnya.
Hal tersebut menjadi berkah tersendiri bagi ojek online (Ojol) yang kebanjiran orderan. Irwan salah satu ojol mengaku bahwa jika biasanya hanya menerima 3 hingga 4 orderan saja namun setelah adanya PPKM darurat, Ia mendapatkan lonjakan pesanan makanan. Bahkan siang hari ini dirinya mendapatkan lebih dari 7 pesanan makanan untuk diantar.
“Saya merasa di untungkan dengan adanya PPKM ini, karena banyak pemesan makanan lewat ojol seperti saya ini,” tuturnya. (Mil/Red)


Comment