Bojonegoro, wartaku.id – Seorang siswi yang baru duduk di kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Ttucuk, Kabupaten Bojonegoro nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah WC tak terpakai dekat rumahnya. Senin, (7/08/2023)
Peristiwa tersebut bermula saat ayahnya mencari korban pada Minggu, (6/08) sore yang tidak kunjung pulang. Kemudian pada sekitar pukul 19.00, ayah korban mendapat laporan dari tetangganya bahwa korban (SM) berada di kamar mandi dekat rumahnya.
Suasana sedih masih menyelimuti rumah duka. Keluarga, teman dan guru korban juga terlihat mendatangi rumah duka untuk ber takziah. Berdasarkan pengakuan wali kelas, SM dikenal sebagai anak yang aktif.
“kesehariannya anaknya standart, tidak pendiam dan tidak ceria. Kegiatan seharian aktif, bahkan ikut kegiatan PMR, ini teman-teman dr PMR kesini ikut dan satu kelas full bareng-bareng mendoakan bersama,” Ungkap Edy Mulyanto Wali kelas korban.
Menurutnya, tidak ada firasat atau tanda-tanda sebelumnya. Namun dia hari terakhir korban terlihat lebih diam dan murung.
“Ya satu dua hari terakhir ini, Sabtu itu agak beda, ada yang di pendam dan itu mendadak dan orang tuanya juga belum tau apa apa,” jelasnya. (Mil/Red)


Comment