Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival 2023 Dilaksanakan Selama Lima Hari, Dihadiri Empat Negara

Bojonegoro, wartaku.id – Dalam rangka pertukaran budaya dari berbagai negara, Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival (BTIFF) akan digelar selama 5 hari dari tanggal 22 Juli hingga 26 Juli 2023 dengan mendatangkan turis dari berbagai negara diantaranya India, Mexico, Uzbekistan, Slovenia serta dihadiri oleh Rampho Aceh.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Countries Parade pada Sabtu, 22 Juli 2023 pukul 07.30 pagi dilanjut acara Gift Exchange dan Press Conference serta Opening Ceremony pada malam harinya di alun – alun Bojonegoro.

Sedangkan pada tanggal 23 akan di gelar plant tree di Taman Bengawan Solo dan dilanjutkan dengan perfom di Galeri Bengawan. Di hari berikutnya, 24 juli akan di gelar folklor workshop, kemudian di malam hari akan ada perfom di thamrin park. Hari ke empat atau pada 25 juli pagi perfom akan dilaksanakan di Gedung Serba Guna, kemudian dilanjutkan culture activity pada pukul 14.00 di Wisata Ringin Rejo, kemudian di jam 17.00 WIB bertolak ke Kayangan Api.

BACA JUGA:
Ramaikan Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival, Pemkab Siapkan Rombong Makan Gratis.

Pengurus FKPTMB Dilantik, Bupati Bojonegoro : Jadilah Agen Komunikasi Bidang Agama.

Pada hari terakhir akan ada shoping time di Dekranasda, kemudian di malam hari ada closing ceremony dalam bentuk Farewell Party.

“Hari ini rombongan (dari negara-negara) sudah hadir sekitar nanti setelah duhur,” ungkap Nurlina selaku Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.

Mereka akan saling memperkenalkan seni budaya yang ada di negara masing-masing, dan akan diperkenalkan juga dengan seni budaya dan pariwisata dari Kabupaten Bojonegoro.

“Tujuan kami memperkenalkan obyek wisata dan seni budaya kepada mereka wisatawan mancanegara dan ajang promosi yang akan di bawa sebagai oleh-oleh saat pulang di negara mereka masing-masing,” jelasnya.

Dengan adanya event daerah juga diharapkan dapat mendongkrak pelaku ekonomi kreatif yang ada di Bojonegoro. Sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat setelah sempat turun akibat pandemi Covid-19. (Mil/Red)

Comment