Berniat Diet Dengan Racik Kopi Rempah, Berujung Usaha Sampingan Yang Menghasilkan.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Ide membuat kopi rempah muncul saat Veronica yang sebelumnya bermasalah dengan berat badan mencoba mencari resep diet dari internet. Ternyata, usahanya untuk diet tersebut berhasil bahkan menjadi ladang usaha yang ditekuni sejak beberapa tahun terakhir.

Veronica Galendra owner ‘Kopi Rempah Nyonya Mahesa’ menceritakan awal menjadi pengusaha kopi rempah yang sukses hingga pengiriman ke berbagai daerah. Berawal saat banyak sarann dari teman-temanya untuk diet menggunakan kopi, akan tetapi saat itu Veronika mengaku tidak menyukai kopi dan punya gangguan lambung.

Berniat Diet Dengan Racik Kopi Rempah Berujung Usaha Sampingan Yang Menghasilkan 2

“Ternyata setelah saya campur sama rempah-rempah, ” Ungkapnya.

Untuk meracik menjadi kopi yang saat ini di gandrungi masyarakat, Ia mengaku banyak belajar baik dari resep internet, hingga belajar resep tradisional turun temurun dari ibu mertuanya. Selain itu, Veronika juga memilih bahan kopi terbaik serta Rempah asli dan bukan bubuk atau instan.

“Jadi kopi di campur dengan rempah-rempah, sehingga yang awalnya kurang suka kopi jadi bisa suka, ” Jelasnya.

Ia mengaku berat badanya berhasil turun hingga 10 kilogram, dari yang sebelumnya 75 kilogram kini berat badanya berkisar 65 kilogram. Selain itu, kopi Rempah racikanya juga berhasil menembus luar negeri.

“Sudah kirim ke Jakarta, Bekasi, Bali, Jogja dan Korolado (Amerika), ” Ungkapnya.

Untuk satu pcs kopi dengan berat bersih 250 gram, Veronica menjual dengan harga Rp 50 ribu, sementara ada tiga varian yang ditawarkan yaitu kopi Rempah, kopi jahe dan kopi original.

“Varian saya khasnya rempahnya, dan paling diminati laki-laki itu original, tapi untuk pemula saya sarankan yang ada rempahnya, ” Tutupnya. (Mil/Red)

Comment