BOJONEGORO, Wartaku.id – Bupati Bojonegoro hadir dalam rapat paripurna penyampaian capaian kinerja Pemkab Bojonegoro yang telah dilaksanakan selama Tahun 2022, di gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di jalan Veteran Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. (8/03/2023)
Turut hadir Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Pimpinan DPRD beserta segenap Anggotanya, Sekeretaris Daerah Beserta Jajaran Ekesekutif, serta Kepala Dinas.
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati merupakan laporan kinerja Bupati sesuai perencanaan tahunan, kali ini rapat yang berlangsung di ruang paripurna gedung DPRD Bojonegoro dipimpin oleh ketua DPRD, Abdullah Umar.
Bupati Anna Mu’awannah membacakan secara singkat pendapatan, belanja hingga capaian Pemkab Bojonegoro dalam 17 program yang telah dirancang.
“Pendapatan Pemkab Bojonegoro pada Tahun 2022 sebesar Rp. 5.747.380.724.354,71 atau 137,8 persen. Kemudian pendapatan asli daerah (PAD) Tahun 2022 sebesar Rp. 804 miliar atau 97,53 persen, ” Ungkapnya.
Lanjut Bupati, realisasi belanja di Tahun 2022 sebesar Rp 5.378.024.840.058,75 atau 82,83 persen dari plafon anggaran senilai Rp 6.493.152.149.138,00.
Menurut Bupati, pada aspek pencapaian Indikator Kinerja Kabupaten Bojonegoro di Tahun 2022 mengalami peningkatan. Aspek pertumbuhan ekonomi tanpa memperhitungkan sektor migas, pertumbuhan ekonomi Bojonegoro mengalami peningkatan 2,49 poin, dari tahun sebelumnya 3,55 persen atau meningkat menjadi 6,04 persen di Tahun 2022.
Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro terus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 70,12 atau tumbuh 0,77 Persen sementara capaian tahun sebelumnya yaitu pada 2021 hanya sebesar 69,59 persen.
Sementara untuk indeks pendidikan mencapai 95,26 persen, angka harapan sekolah mencapai 98,09 persen ditahun 2022 dengan raihan predikat kinerja sangat tinggi.
Selanjutnya, untuk tingkat pengangguran terbuka, berdasarkan data dari BPS tingkat pengangguran di Bojonegoro sebanyak 34.414 orang dengan penyumbang terbanyak dari sektor migas. Jumlah itu disebut turun dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 35.057 orang.
Angka kemiskinan juga disebut mengalami penurunan yaitu menjadi12,21 persen di tahun 2022 atau turun 1,06 persen, dibandingkan tahun sebelumnya 13,27 persen di tahun 2021.
“Ini bicara terkait data, bukan opini saya sendiri jadi perlu diperhatikan untuk media ya, ” Jelasnya.
Selain Itu, Inflasi Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 meningkat 0,53 Poin yaitu 1,97 dibandingkan Tahun 2021 yakni 1,44 poin.
“Namun kenaikan ini, masih berada dibawah level nasional, naiknya angka inflasi tersebut dipengaruhi oleh kelompok administreed price, yaitu BBM yang mengalami kenaikan harga pada bulan september. kenaikan infkasi sebesar 0,53 poi. ini juga menunjukkan sinyal positif daya beli masyarakat yang perlahan naik pasca pandemi, ” Ujarnya
Selain itu Bupati juga menyampaikan penghargaan yang pernah di terima olehnya maupun Kabupaten Bojonegoro, diantaranya sebagai kabupaten layak anak kategori madya dari kementerian pemberdayaan perempuan dan anak, serta penghargaan trophy adipura sebagai kabupaten atau kota yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan oleh kementerian lingkungan hidup, dan masih banyak penghargaan lainya.
Rapat ditutup dengan penyusunan panitia khusus oleh masing-masing komisi untuk meninjau LKPJ Bupati tahun 2022. (Mil/Red)



Comment