TUBAN, Wartaku.id – Kemeriahan sangat terlihat pada acara Festival Kota Lama yang di laksanakan di Balai Desa Prunggahan Kulon Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur 62381. Sabtu (02/07/2022).
Tampak hadir dalam acara tesebut Wakil Bupati Seruan Kalimantan Tengah sekaligus Ketua Pembina (Indonesia Fighter Tourism Association) IFTA Dr (c) Hj Iswanti, SE. M.M , Wakil Bupati Aceh Tengah H Firdaus S.K. M, Ketua Dewan Penasehat IFTA Ir. H Agus Subagyo, M.Si, H. Firdaus, S.K.M Wakil Bupati Aceh Tengah, Ketua Umum IFTA Hendra perdana, Kepala bidang promosi dinas pariwisata dan kebudayaan Provinsi Jawa Timur Rumik Mahayuni, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Drs. Budi Wiyono, MSi, Kepala Desa Prunggahan Kulon Siswoko dan Forkopimca kecamatan Semanding
” kegiatan tour pariwisata dari IFTA yang bergerak di bidang pariwisata dan Alhamdulillah untuk Prunggahan kulon merupakan salah satunya daerah Tuban yang di kunjungi karena terkait sejarah terbesar Kabupaten Tuban adalah di desa Prunggahan kulon”, kata Siswoko Kepala Desa Prunggahan Kulon
Festival yang dilaksanakan selama dua hari mulai Sabtu, 2 Juli sampai dengan Minggu, 3 Juli 2022 tersebut mengangkat tema Nostalgia Tempoe Doeloe dengan kegiatan diantaranya bazar, sandur, pentas seni dan juga menampilkan drama kolosal sejarah perjuangan Ronggolawe.
” itu tadi drama kolosal sejarahnya perjuangan Ronggolawe yang menceritakan tentang ketangguhan dan keteguhan dari prinsip seorang pahlawan “, tambah Siswoko
Sementara itu Ketua Umum IFTA Hendra perdana mengatakan, ” kita sedang berusaha mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Tuban dan yang berbasis sejarah”, katanya
” di Tuban sejarahnya banyak diantaranya Cheng Ho, Ronggolawe, Kwan Sing Bio dan salah satunya Desa Prunggahan Kulon tempatnya Majapahit zaman dulu”, tambah Hendra yang akrab di panggil Elang
Lebih lanjut Elang mengatakan, ” misi IFTA membantu daerah terutama desa desa untuk bangkit dan berkembang dalam binaan pariwisata”, pungkasnya. (Hen/Red)


Comment