Menunggu Selama 3 Tahun Akhirnya Dapat SK PNS.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Perjuangan tidak menghianati hasil, begitu yang dirasakan penerima Surat Keterangan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada hari ini Senin, (11/04/2022) di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro.

Seperti salah satu keterangan dari penerima, bahwa untuk mendapatkan SK PNS harus menunggu hingga kurang lebih selama 3 tahun lamanya.

Menunggu Selwma 3 Tahun Akhirnya Dapat SK PNS 3

“Hampir 3 tahun dari awal mendaftar pada 2019 lalu,” jelas Arin Nurul N.

Nurul sempat kehilangan niat karena sebelumnya sudah pernah mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada formasi Kementerian Agama (Kemenag), namun usahanya gagal. Di tahun 2019, Nurul mencoba kembali mengikuti seleksi meskipun dengan keraguan, hingga akhirnya bisa menerima SK di formasi Dinas Pendidikan (Disdik).

“Saya nunggunya lama, waktu itu SKD akhir tahun 2019 lulus dan mau tidak mau saya belajar untuk mengikuti seleksi SKB, jarak SKD dan SKB itu lama sekitar 3 sampai 4 bulan, sampai ganti tahun,” jelasnya.

Menunggu Selwma 3 Tahun Akhirnya Dapat SK PNS 1

Selanjutnya di tahun 2020, Ia menerima SK CPNS dan mulai bekerja di tahun 2021. Meskipun perlu proses panjang, perempuan yang mengabdi di SMPN 1 Nggayam tersebut, mengaku senang karena selain dirinya, keluarga serta orang tua juga turut bahagia.

“Bagi yang mau ikut CPNS tahun selanjutnya tetaplah berusaha tidak ada yang tidak mungkin karena saya sendiri tidak menyangka kalau akan menjadi PNS,” pesanya.

Sebagai informasi, ada sebanyak 785 orang yang pada hari ini mengikuti pelaksanaan penyerahan SK PNS Formasi Tahun 2019 dan Pengucapan Sumpah/Janji PNS Formasi Tahun 2018 – 2019 yang dipimpin oleh Bupati Bojonegoro.

Terdiri dari Pengucapan Sumpah/Janji PNS Formasi Tahun 2018 diikuti secara virtual yang bertempat di aula Kantor Disdik sebanyak 352 orang dan pengangkatan PNS sekaligus pengucap Sumpah/Janji bagi PNS Formasi Tahun 2019 yang berada di Pendopo Malowopati sebanyak 433 orang.

“Sebagai PNS, hampir sebagian hak sipil milik bapak ibuk, masuk kepada hak pemerintah, jadi disadari betul itulah life specialis jadi PNS,” Ungkap Bupati Anna Muawanah dalam sambutan.

Lanjut Bupati, saya juga berpesan kita harus bisa memenej hati memenej qolbu, harus bisa menjaga diri agar terhindar dari hal-hal tercela. Kalau di pemerintahan disebut good government kita jaga kehormatan kita menggunakan dan mempertangung jawabkan keuangan dengan baik.

“Terimakasih bapak ibu sudah dua tahun mau tiga tahun bergabung dengan kami Pemkab Bojonegoro dan makin hari kami mendapatkan apresiasi dari kementerian, beberapa piagam dan kategori penghargaan sudah Bojonegoro capai, ini tentu tidak lepas dari kontribusi bapak ibuk sekalian sebagai pegawai di lingkungan Pemkab,” tutupnya. (Mil/Red)

Comment