Rumahnya Terendam Banjir, Mujiono Tidur di Pos Kamling.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Hujan yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bojonegoro menyebabkan banjir di Desa Pacul, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro yang merendam rumah warga hingga akses jalan. Bahkan salah satu warga harus tidur di pos keamanan lingkungan (Pos Kamling) akibat rumahnya terendam setinggi kurang lebih 25 Centimeter (Cm).

Mujiono, warga Desa Pacul Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro harus mengungsi di Pos Kamling akibat rumahnya yang berada di Rt. 8/Rw. 2 terendam banjir hingga ketinggian kurang lebih 25 Centimeter (Cm).

“Air datang dari sekitar pukul 12.00 WIB,” terangnya.

Rumahnya Terendam Banjir Mujiono Tidur Di Pos Kamling 2

Sementara tiga anggota keluarganya diungsikan di rumah sanak saudara. Menurutnya, wilayah tersebut sudah menjadi langganan banjir setiap musim penghujan datang dan merendam hingga tiga hari lamanya, namun air akan lebih lama merendam apabila terus diguyur hujan.

“Kalau air tidak segera surut, saya ya tidur di sini di pos kamling lagi,” ujarnya.

Menurutnya di Desa Pacul ada sekitar 8 Rt terendam banjir, bahkan 40 % banjir masuk ke rumah warga. Banjir yang terjadi sejak Minggu malam tersebut akibat kiriman dari wilayah selatan Bojonegoro, yakni Kecamatan Dander, Gondang, Temayang dan sekitarnya.

“Ini banjir kiriman dari wilayah selatan, wilayah Dander itu. Soalnya di sana pohon ditebangi jadi hutannya gundul. Makannya wilayah kota terkena dampaknya,” jelasnya.

Meskipun begitu, hingga saat ini menurutnya belum ada penanganan dari pihak pemerintah. Mujiono mengeluhkan saluran air yang kecil tidak mampu menampung debit air yang menyebabkan banjir.

“Saluran air masih berfungsi tapi kecil jadi lama surutnya, bahkan beberapa titik saluran perlu di normalisasi,” tutupnya. (Mil/Red)

Comment