TUBAN, Wartaku.Id – Petani pemilik lahan dan penggarap sawah di Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, menggelar Tradisi umbul Dungo Wiwit Pari sebagai tanda dimulainya panen raya padi. Rabu (09/03/2022)
Prosesi Tradisi Umbul Dungo Wiwit Pari diawali dengan ritual memetik 2 bendel padi oleh perwakilan warga untuk diserahkan kepada sesepuh adat. Usai menggelar doa bersama, kemudian dilanjutkan prosesi ritual dengan menjemput sesepuh adat untuk memimpin acara Wiwit pari di desa Plumpang Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban.
Usai menggelar prosesi Wiwitan seluruh uborampe berupa tumpeng, sayur-mayur, ayam ingkung, sambal gepeng, dan aneka umbi, kemudian diarak keliling kampung menuju persawahan untuk dilakukan kenduri.
Setelah beberapa kali menggelar Tradisi Wiwit Pari bersamaan pandemi dengan apa adanya, para petani di Desa Plumpang akhirnya bisa menggelar tradisi ini dengan cara lebih menampilkan tradisi budaya desa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Upacara tradisi ini digelar sebagai wujud syukur petani atas hasil panen yang melimpah di musim tanam satu kali ini.
“Ritualnya tadi dari ketua adat memimpin berdoa untuk memboyong padi pertama kali dipetik 2 bendel. Diserahkan pada sesepuh sebagai pertanda warga tani semangat untuk atas hasil panen yang melimpah dan bersyukur atas nikmat yang di berikan oleh yang maha kuasa.,” kata Bambang Budiono, Ketua Panitia Umbul Dungo Wiwit Pari
“Kegiatan ini di kemas mulai tahun 2019 sampai sekarang dan Alhamdulillah sampai sekarang bisa di laksanakan. Dukungan masyarakat sangat berarti untuk uri uri budaya sehingga acara bisa berjalan dengan sukses”, lanjut Bambang. (Hen)


Comment