BOJONEGORO, Wartaku.id – Tahun ini 6000 kuota beasiswa untuk mahasiswa Bojonegoro yang disediakan oleh pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui dinas pendidikan belum terpenuhi.
6.000 kuota beasiswa tersebut terdiri dari 4.000 beasiswa Scientist dan beasiswa satu desa dua sarjana, sementara 2.000 sisanya merupakan kuota beasiswa tugas akhir.
Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro, Suyanto menjelaskan tahun ini anggaran yang disediakan untuk beasiswa Scientist dan beasiswa satu desa dua sarjana sebanyak Rp 29,600 milyar dan beasiswa tugas akhir sebnayak Rp 5 milyar.
“Semua anggaran kita cukupkan untuk 4.000 kuota Scientist dan satu desa dua sarjana, serta 2.000 tugas akhir,” jelasnya.
Kuota yang di sediakan masih cukup banyak. Bahkan di tahun sebelumnya tercatat hanya ada sebanyak 368 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa. Jumlah tersebut sudah termasuk tiga macam beasiswa dengan rincian 154 mahasiswa yang mendapat beasiswa satu desa dua sarjana, 134 mahasiswa penerima beasiswa scientist dan 80 mahasiswa penerima beasiswa tugas akhir.
“Jumlah tersebut sudah termasuk penerima lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya dan pendaftar baru, kuotanya masih sangat banyak,” tuturnya.
Sementara saat ini pihaknya juga sedang membuka termin baru bagi mahasiswa yang akan mendaftar beasiswa di tahun 2022, dengan jadwal pendaftaran tahap satu hingga bulan maret mendatang.
“Sampai saat ini untuk beasiswa scientist yang mengajukan proposal pengajuan baru sekitar 20 mahasiswa, sementara yang satu desa dua sarjana 100 orang, jumlah tersebut masih bertambah karena pendaftaran juga masih dibuka,” tuturnya.
Sedangkan menurutnya kendala yang dihadapi diantaranya adalah adanya pembatasan jurusan atau fakultas dan perguruan tinggi bagi beasiswa scientist. Semebtara untuk satu desa dua sarjana terkendala persyaratan administrasi yang masih belum lengkap.
“Kami berharap kepada adek-adek atau sanak saudara, monggo mengajukan, peluang masih banyak dan kita permudah,” tutupnya. (Mil/Red)



Comment