Ikuti Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Siswa-Siswi MI Al-Rosyid Mendapat Hadiah Dan Hiburan.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Sebanyak 205 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Rosyid Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro mendapat hiburan dan hadiah saat mengikuti vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang di gelar oleh Polres Bojonegoro.

Meskipun ada yang menangis histeris karena menolak untuk di vaksin, namun beberapa dari siswa dan siswi juga sangat antusias dan merasa senang karena mendapat hadiah botol minum dan juga Es Krim dari Polres Bojonegoro.

Ikuti Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Siswa Siswi MI Al Rosyid Mendapat Hadiah Dan Hiburan 2

 

“Tidak kerasa, seneng sudah di vaksin jadi lebih sehat dan dapat hadiah botol sama es krim,” kata Najwa.

Selain itu, Naufal juga mengungkapkan hal yang sama, Ia mengaku tidak merasa sakit atau gejala apapun setelah beberapa saat di vaksin.

“Tidak kerasa apa-apa, tapi senang karena dapat botol minum,” tuturnya.

Ikuti Vaksinasi Anak Siswa Siswi Mi Ar Rosyid Mendapat Hadiah Dan Hiburan 1

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolres baru, AKBP Muhammad yang ikut serta mendampingi anak-anak saat penyuntikan vaksin. Sementara dua badut dan pembagian es krim juga dilakukan untuk memberikan hiburan kepada anak-anak agar tidak takut.

“Mengajak adek-adek kita dengan cara mendatangkan badut, memberikan es krim, kita berikan hadiah untuk menghilangkan rasa takut,” ungkapnya.

Pihaknya juga berpesan kepada anak-anak agar selalu giat dalam belajar, selain itu juga meminta kepada orang tua dan guru untuk tetap mendampingi anaknya setelah pelaksanaan vaksin agar menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Ikuti Vaksinasi Anak Siswa Siswi Mi Ar Rosyid Mendapat Hadiah Dan Hiburan 2

“Ibu-Ibu, Bapak Guru, mohon ananti adek adek tetap dipantau dulu takut kecapaian jadi harus kita antisipasi,” jelasnya.

Sementara, Alamul Huda selaku pengasuh pondok pesantren Ar-Rosyid mengungkapkan adanya badut dan pemberian es krim dari polres serta botol minum dari kepala MI bisa mengalihkan perhatian anak yang nervous.

“Barangkali ada anak yang nervous, jadi badut sebagai perhatian yang lain, ada kesenangan diberi es krim dan hadiah botol. Karena kegembiraan anak ini mengurangi nervous anak,” ujarnya. (Mil/Red)

Comment